Burung camar terbang mendatar
Bersigap menatap mangsa berkerumun menghitam permukaan
Ada lagi angsa bungkuk
Berkaki tunggal berkerudung lumpur tenggelam kepala
Tapi tubuh padi seakan menua
Semakin sepuh dalam kebijaksanaan
Jagung putih pun perlahan menguning
Menimbun bekal menjadi permata
Di tepi ladang, pematang beracuh-acuh
Ditengahnya seonggok jerami menari-nari
Menanti Sang Pemilik berhidang hasil bumi
Menghalau pendatang mencuri ribuan arti
....
Kini aku mencari paham
adakah kata yang terlewatkan
berbagi pesan dalam keheningan
sedangkan mentari tidak pernah bermuram
....
kaki gelatik tidak panjang
mahkota raja berbuntut merak
kayu cendana semerbak aroma
kayu meranti kokoh terpancang
jati dalam hati kuatkah selalu
menjadi tonggak tegak persada
ada apakah gerangan ?
setiap kata berlawan kata
seakan tiba manusia tidak berkata
hanya tangan dan senjata mengambil makna
bila hitam dan putih berperang merebut suasana
itulah wajar semua berkelana
tapi bila hijau dan biru yang naik ke atas singgasana
tidaklah perlu semua berduka
....
*makna akan hadir ketika tidak ada prasangka...
ketika dunia terlelap, ada segelintir jiwa yang terbangun dan berdiri, kemudian bersujud kepada pemiliknya. ketika dunia gulita, ada titik-titik cahaya yang bersinar, sinarnya begitu murni, semurni kilauan mutiara. ketika dunia dahaga, ada tetes-tetes air, tetesannya sebening embun pagi, membasahi hati yang pilu, menyuburkan jiwa yang tandus. bukan mata air kautsar, melainkan air mata jiwa-jiwa suci bersih.
Showing posts with label pahlawan. Show all posts
Showing posts with label pahlawan. Show all posts
Thursday, July 29, 2010
Friday, June 04, 2010
Pahlawan Tak Bernama
Ia tidak mengenakan baju zirah, menunggang kuda atau menghunus pedang
tapi kata2nya tentang musuhnya, selalu membuat mereka bergetar
Ia memang bukan seorang mufti atau sarjana bergelar 'lc' (licensed)
tapi sedikit hapalan qur'annya cukup untuk menjaga dirinya dari siksa kubur dan panasnya neraka
ia pun bukan seorang manusia yang sempurna
tapi tidak ada alasan bagi manusia untuk tidak mencintai dirinya
setiap kita punya pahlawan dalam diri kita
seorang yang boleh jadi namanya tidak terabadikan di dalam buku2 sejarah
seorang yang belum ada jaminan akan selamatnya ia di akhirat sana
tapi kenyataannya adalah kitalah yang menjadi jaminan dirinya
jaminan akan apa yg ia perbuat di dunia
jaminan yang bisa kita berikan dengan doa2 kita kepadanya
selamat memanjatkan doa kepada para pahlawan yang bersemayam di dalam diri kita...
tapi kata2nya tentang musuhnya, selalu membuat mereka bergetar
Ia memang bukan seorang mufti atau sarjana bergelar 'lc' (licensed)
tapi sedikit hapalan qur'annya cukup untuk menjaga dirinya dari siksa kubur dan panasnya neraka
ia pun bukan seorang manusia yang sempurna
tapi tidak ada alasan bagi manusia untuk tidak mencintai dirinya
setiap kita punya pahlawan dalam diri kita
seorang yang boleh jadi namanya tidak terabadikan di dalam buku2 sejarah
seorang yang belum ada jaminan akan selamatnya ia di akhirat sana
tapi kenyataannya adalah kitalah yang menjadi jaminan dirinya
jaminan akan apa yg ia perbuat di dunia
jaminan yang bisa kita berikan dengan doa2 kita kepadanya
selamat memanjatkan doa kepada para pahlawan yang bersemayam di dalam diri kita...
Subscribe to:
Posts (Atom)