Pages

Thursday, July 29, 2010

hijau biru singgasana...

Burung camar terbang mendatar
Bersigap menatap mangsa berkerumun menghitam permukaan

Ada lagi angsa bungkuk
Berkaki tunggal berkerudung lumpur tenggelam kepala

Tapi tubuh padi seakan menua
Semakin sepuh dalam kebijaksanaan

Jagung putih pun perlahan menguning
Menimbun bekal menjadi permata

Di tepi ladang, pematang beracuh-acuh
Ditengahnya seonggok jerami menari-nari

Menanti Sang Pemilik berhidang hasil bumi
Menghalau pendatang mencuri ribuan arti

....


Kini aku mencari paham
adakah kata yang terlewatkan

berbagi pesan dalam keheningan
sedangkan mentari tidak pernah bermuram

....

kaki gelatik tidak panjang
mahkota raja berbuntut merak

kayu cendana semerbak aroma
kayu meranti kokoh terpancang

jati dalam hati kuatkah selalu
menjadi tonggak tegak persada

ada apakah gerangan ?
setiap kata berlawan kata

seakan tiba manusia tidak berkata
hanya tangan dan senjata mengambil makna

bila hitam dan putih berperang merebut suasana
itulah wajar semua berkelana

tapi bila hijau dan biru yang naik ke atas singgasana
tidaklah perlu semua berduka

....


*makna akan hadir ketika tidak ada prasangka...

Wednesday, June 30, 2010

Kata yang tidak sengaja tertulis

Tiba-tiba muncul nuansa warna-warni menyeruak..
Timbul tenggelam kemudian menghilang..
Hanya biru yang tersisa dan keindahan nalar dalam realita yang akan selalu nyata..
Rindu rasanya untuk bercengkerama dengan pepohonan rimbun..
Penuh kehijauan sumber kemuliaan..
Namun akankah hijau akan selalu hijau? Sedangkan merah dan hitam bersembunyi dengan terang-terangan mengintai dalam balutan putih menjadikannya merah muda dan kelabu..
Nampak indah dipandang mata padahal suram dimata kalbu..
Penuh pesona seakan membawa bahagia..

Berkata kita, inilah saya, hanya seorang manusia dalam usaha, namun tetap saja tidak punya kuasa..
Tapi selalu saja mudah memasukkan ironi dalam isi kata dan perilaku..

Ini bukan untaian pesimistis menjadikan lemas bak penyandang osteoarthritis..
Tapi tarikan benang elastis menjadikan terlontar menembus awan berlapis-lapis..

Friday, June 18, 2010

Jangan Teman !!!

Kita tidak perlu menukar pakaian kita teman, hanya karena kita baru tsadar,orang-orang disekeliling kita sekarang tidak lagi satu seragam dgn kita..

Kita tidak perlu merubah warna kita teman, hanya karena kita melihat warna yang beraneka ragam..

Kita pun tidak perlu merubah gaya hidup kita teman, hanya karena kita telah mampu untuk membeli lebih..

Cukup pahami,apa yg kita pakai,apa yg kita pilih,apa yg kita lakukan,karena kita paham...

Janganlah sampai,
dulu kita dengungkan kesederhanaan,padahal hanya karena ketidakmampuan...

Jangan sampai,
dulu kita serukan pengorbanan,padahal hanya karena keterbatasan...

Jangan sampai,
dulu kita bicara perjuangan,
padahal kita ingin kemewahan...

jangan sampai,
dulu kita bicara penjagaan, padahal hanya karena tidak ada kesempatan...

Jangan sampai,
dulu kita bicara menjadi teladan,padahal hanya karena sanjungan...

Jangan sampai...

Jangan sampai...

(Jangan sampai aku bicara ini,
padahal hanya karena iri hati...)